Jumat, 20 September 2013

Pendapat-pendapat guru tentang pesta emas

Berhubung dengan ulang tahun emas ini, kami sengaja mewawancari beberapa guru untuk mengutarakan pendapat dan harapan untuk Paulus kedepannya. Well, ini hasil wawancara kami ....

Pak Soman
Pak Soman adalah guru senior yang sudah lama mengajar di SMA Santo Paulus Pontianak. Ia mengajar sejak tahun 1984 sampai sekarang. Beliau mengajar pelajaran Matematik saat ini di kelas XI dan kelas XII. Kesan Beliau saat pertama kali mengajar di Paulus adalah bangga, karena pada saat itu sekolah Paulus merupakan sekolah yang bagus. Ia berharap keberadaan Paulus menjadi dewasa dan matang dengan kualitas laksana emas. Ia juga berharap agar semua alumni tetap memegang teguh semboyan “ Sekal Santo Paulus Tetap Santo Paulus” yang bermakna menjaga kualitas martabat dan nama baik kekhasannya .

Mam Susanti
Mam Susanti  mengajar Bahasa Inggris di kelas X sejak tahun 2010. Kesannya mengajar di Paulus adalah menyenangkan dan bermanfaat. Pendapatnya mengenai tahun emas Paulus ini adalah Seyogyanya kita semua ikut berpartisipasi  dalam rangk aulang tahun Paulus yang ke 50 ini. Harapannya untuk Paulus kedepannya adalah siswa- siswi Santo Paulus menjadi siswa yang terdepan dan terhebat
.
Mari kita beralih yang ke selanjutnya , Pak Arif

Pak Arif, Beliau juga merupakan guru senior yang telah lama mengajar di Paulus. ia mulai mengajar dari tahun 1986 sampai saat ini. Kesannya selama mengajar di Paulus ada suka dukanya. Pendapat beliau tentang tahun emas kali ini adalah kegiatannya banyak, partisipasi dari siswa siswi juga banyak tapi kurang terekspos, “ Mungkin belum sampai puncaknya “ ucap beliau. Harapan kedepannya, Paulus semakin bagus dan sukses .

Bu Teresia
“Ibu mulai mengajar dari tahun 2011” ucap Bu Tere selaku guru Bahasa Indonesia di Paulus ini . Kesan saat mengajar : dari segi belajar , siswa –siswi SMA Santo Paulus cenderung pasih dan kurang semangat / motivasi . Contohnya , ketika mulai proses mengajar siswa – siswinya masih berada di luar kelas dan masih belum menyiapkan buku” yang akan dipelajarinya dan sebagainya . Pendapat Beliau  : menurut Ibu , secara umum dari segi acara yang dilaksanaakan bagus dan dari segi internal juga amat baik , karena perlombaan – perlombaanya melibatkan seluruh siswa – siswi bahkan guru juga ikut berpartisipasi dalam acaranya .

Lanjut ke yang selanjutnya  , yaitu Pak Agustinus Naban

Beliau merupakan wakil kepala sekolah dan juga guru Sosiologi , beliau juga merupakan guru senior seperti halnya Pak Soman dan Pak Arif . Ia mulai mengajar dari Juli tahun 1985 . Kesannya saat pertama kali mengajar di Paulus adalah baik , sebagian besar siswa – siswinya belajar serius sebagian kecil masih santai . “ Untuk sementara ini, sambutan siswa sangat besar , para siswa ikut berpartisipasi dangan baik , ditambah lagi para siswa menata kelasnya masing – masing dengan menghias dinding – dinding kelas serta guru – guru juga ikut berpartisipasi dalam rangka HUT ke – 50 ini.”Itulah pendapat beliau saat diminta pendapatnya mengenai pesta emas tahun ini . Untuk harapan kedepannya , ia berharap Santo Paulus berjaya , semoga bisa menjadi sekolah nomor 1 yang unggul .
Itulah hasil wawancara kami dengan guru – guru yang ada di SMA Santo Paulus ini . Semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk teman-teman sekalian.

3 komentar: