Berhubung dengan ulang tahun emas
ini, kami sengaja mewawancari beberapa guru untuk mengutarakan pendapat dan
harapan untuk Paulus kedepannya. Well, ini hasil wawancara kami ....
Pak Soman
Pak Soman adalah guru senior yang
sudah lama mengajar di SMA Santo Paulus Pontianak. Ia mengajar sejak tahun 1984
sampai sekarang. Beliau mengajar pelajaran Matematik saat ini di kelas XI dan
kelas XII. Kesan Beliau saat pertama kali mengajar di Paulus adalah bangga,
karena pada saat itu sekolah Paulus merupakan sekolah yang bagus. Ia berharap
keberadaan Paulus menjadi dewasa dan matang dengan kualitas laksana emas. Ia
juga berharap agar semua alumni tetap memegang teguh semboyan “ Sekal Santo
Paulus Tetap Santo Paulus” yang bermakna menjaga kualitas martabat dan nama
baik kekhasannya .
Mam Susanti
Mam Susanti mengajar Bahasa Inggris di kelas X sejak
tahun 2010. Kesannya mengajar di Paulus adalah menyenangkan dan bermanfaat.
Pendapatnya mengenai tahun emas Paulus ini adalah Seyogyanya kita semua ikut
berpartisipasi dalam rangk aulang tahun
Paulus yang ke 50 ini. Harapannya untuk Paulus kedepannya adalah siswa- siswi
Santo Paulus menjadi siswa yang terdepan dan terhebat
.
Mari kita beralih yang ke selanjutnya , Pak Arif
Pak Arif, Beliau juga merupakan
guru senior yang telah lama mengajar di Paulus. ia mulai mengajar dari tahun
1986 sampai saat ini. Kesannya selama mengajar di Paulus ada suka dukanya.
Pendapat beliau tentang tahun emas kali ini adalah kegiatannya banyak,
partisipasi dari siswa siswi juga banyak tapi kurang terekspos, “ Mungkin belum
sampai puncaknya “ ucap beliau. Harapan kedepannya, Paulus semakin bagus dan
sukses .
Bu Teresia
“Ibu mulai mengajar dari tahun
2011” ucap Bu Tere selaku guru Bahasa Indonesia di Paulus ini . Kesan saat
mengajar : dari segi belajar , siswa –siswi SMA Santo Paulus cenderung pasih
dan kurang semangat / motivasi . Contohnya , ketika mulai proses mengajar siswa
– siswinya masih berada di luar kelas dan masih belum menyiapkan buku” yang
akan dipelajarinya dan sebagainya . Pendapat Beliau : menurut Ibu , secara umum dari segi acara
yang dilaksanaakan bagus dan dari segi internal juga amat baik , karena
perlombaan – perlombaanya melibatkan seluruh siswa – siswi bahkan guru juga
ikut berpartisipasi dalam acaranya .
Lanjut ke yang selanjutnya
, yaitu Pak Agustinus Naban
Beliau merupakan wakil kepala
sekolah dan juga guru Sosiologi , beliau juga merupakan guru senior seperti
halnya Pak Soman dan Pak Arif . Ia mulai mengajar dari Juli tahun 1985 .
Kesannya saat pertama kali mengajar di Paulus adalah baik , sebagian besar
siswa – siswinya belajar serius sebagian kecil masih santai . “ Untuk sementara
ini, sambutan siswa sangat besar , para siswa ikut berpartisipasi dangan baik ,
ditambah lagi para siswa menata kelasnya masing – masing dengan menghias
dinding – dinding kelas serta guru – guru juga ikut berpartisipasi dalam rangka
HUT ke – 50 ini.”Itulah pendapat beliau saat diminta pendapatnya mengenai pesta
emas tahun ini . Untuk harapan kedepannya , ia berharap Santo Paulus berjaya ,
semoga bisa menjadi sekolah nomor 1 yang unggul .
Itulah hasil wawancara kami
dengan guru – guru yang ada di SMA Santo Paulus ini . Semoga artikel ini dapat
bermanfaat untuk teman-teman sekalian.
bu theresia terlalu jujur wkwk
BalasHapusiya wah...
BalasHapusiya wah...
BalasHapus